FTIK IAIN Manado – Bertempat di Hotel Novotel Manado, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado menyelenggarakan Workshop Penyusunan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada 10 s/d 11 Oktober 2025 sebagai langkah strategis dalam peningkatan mutu akademik di lingkungan fakultas.
Kegiatan yang diikuti oleh para ketua dan sekretaris program studi, dosen FTIK serta tim Best-Q secara resmi dibuka oleh Dekan FTIK, Dr. Arhanuddin, M.Pd.I, didampingi oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Nurhayati, M.Pd.I.
Dalam sambutannya, Dr. Nurhayati, M.Pd.I menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian dokumen kurikulum di seluruh program studi di bawah naungan FTIK. Menurutnya, penyusunan kurikulum berbasis OBE bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan upaya untuk memastikan lulusan memiliki capaian pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Sementara itu, Dekan FTIK, Dr. Arhanuddin, M.Pd.I, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari percepatan penyusunan RPS di setiap program studi. “Workshop ini merupakan tindak lanjut penting dalam persiapan Audit Mutu Internal (AMI) serta langkah awal menuju peningkatan kualitas akreditasi program studi di FTIK,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi materi utama yang dibawakan oleh Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd, pakar pendidikan yang dikenal luas dalam pengembangan kurikulum berbasis OBE. Dalam pemaparannya, Prof. Budiyono menekankan pentingnya alignment antara visi institusi, profil lulusan, capaian pembelajaran, dan metode asesmen agar kurikulum benar-benar mencerminkan semangat Outcome Based Education. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sebagai penanda komitmen sivitas akademika FTIK IAIN Manado untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan, sejalan dengan visi institusi menuju perguruan tinggi Islam unggul dan berdaya saing*(admin/AM)
