Workshop Nasional Pengelolaan Pendidikan Berbasis Online

Workshop Nasional Pengelolaan Pendidikan Berbasis Online

IAIN Manado – Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado, Selasa (6/10) sukses gelar Workshop Nasional Daring bertajuk “Pengelolaan Pendidikan Berbasis Online”. Kegiatan workshop yang dimulai dengan laporan Ketua Pantia Pelaksana, Sulfa Potiua, M.Pd.I itu diikuti oleh lebih dari 723 peserta dari berbagai kalangan. Dalam laporannya, Sulfa Potiua, M.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan workshop nasional daring yang diselenggarakan oleh Program Studi MPI ini sesuai data berasal dari kalangan mahasiswa dan dosen FTIK IAIN Manado, serta guru dan tenaga pendidikan, baik di Sulawesi Utara maupun dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ketua Panitia, Sulfa Potiua, M.Pd.I (Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam FTIK IAIN Manado)

Sulfa Potiua, M.Pd.I yang juga merupakan Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) FTIK IAIN Manado itu menyampaikan terima kasih kepada tim panitia pelaksana ata kerja sama tim yang baik sehingga kegiatan workshop yang merupakan program kerja Prodi MPI ini dapat terlaksana. Secara khusus pula, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada narasumber yang telah berkenan memenuhi undangan panitia.

Dr. Suwardi, M.Pd (Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi MA/MAK Subdirektorat Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI)

Kegiatan workshop yang dimoderatori oleh Ikmal, M.Pd.I, dosen tetap MPI dan saat ini sedang menyelesaikan pendidikan S3 dalam bidang manajemen pendidikan Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dibuka secara resmi oleh Dekan FTIK IAIN Manado, Dr. Ardianto, S.Pd., M.Pd mewakili Rektor IAIN Manado. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan bahwa pengolalaan pendidikan berbasis digital adalah suatu keniscayaan dalam mengahadapi Revolusi Industri 4.0 yang dicirikan oleh perkembangan dan pemanfaatan teknologi tinggi. Dalam konteks pengelolaan pendidikan Islam, kecepatan mengadataptasikan diri dengan kemajuan yang pesat dalam sistim pengelolaan pendidikan modern ini akan sangat menentukan masa depan pengelolaan pendidikan Islam.

Tampil sebagai narasumber dalam workshop yang dilakukan secara online melalui Zoom Meeting ini ialah Dr. Suwardi, M.Pd (Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi MA/MAK Subdirektorat Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI) dan Zakir T.M. Hubulo, S.Sos., M.Pd (Ambasador Quipper School dan Proktor E-Learning MAN 1 Bitung). Kedua narasumber tampil dengan penyajian materi yang sangat menarik bagi peserta. Hal tersebut tampak dari antusiasme peserta worskhop mengikui kegiatan hingga akhir.

Zakir T.M. Hubulo, S.Sos., M.Pd (Ambasador Quipper School dan Proktor E-Learning MAN 1 Bitung).

Dr. Suwardi, M.Pd yang tampil sebagai narasumber pertama mengungkapkan bahwa dalam Revolusi Industri 4.0 madrasah harus melakukan adaptasi, inovasi, dan transformasi digital. Pentingnya digitalisasi madrasah menurutnya karena (1) dunia digital menjadi kebutuhan semua kalangan, termasuk guru dan siswa, (2) menyongsong Revolusi Industri 4.0 dan kebutuhan abad 21, (3) belajar lebih menyenangkan, kapan saja dan dimana saja, (4) efektif dan efisien tata kelola madrasah, dan (5) memberi layanan secara cepat, tepat, dan akurat.

Sementara itu, Zakir T.M. Hubulo, S.Sos., M.Pd yang tampil sebagai narasumber kedua lebih banyak berbicara tentang pengalamannya menjadi tim pengembang e-learning di madrasah. Hal ini sesuai dengan permintaan penyelenggara agar peserta workshop memperoleh pengetahuan praktis yang dapat diaplikasikan langsung di madrasah/sekolah.

Peserta workshop yang kebanyakan dari kalangan guru dan tenaga pendidikan madrasah ini berlangsung selama 3 jam. Keikutsertaan guru dan tenaga pendidikan khususnya di Sulawesi Utara ini berkat kerja sama penyelenggara dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara melalui Bidang Pendidikan Islam (Pendis). Selain itu, juga ikut sebagai peserta adalah dosen dan mahasiswa FTIK IAIN Manado, khususnya mahasiswa dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. (at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *