Duta Besar Menerima Visiting Profesor dan Doktor di Amerika

Duta Besar Menerima Visiting Profesor dan Doktor di Amerika

FTIK IAIN Manado-Jumat, 20 Oktober 2022. Duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat bapak Rosan Prawira Roelani, MSc menerima visiting Professor dan Doktor ke Amerika Serikat. Masing-masing delegasi memperkenalkan diri dan universitas kepada duta besar. Perkenalan dimulai dari UIN Raden Intan Lampung, IAIN Cerebon, Universitas Haluuleo, Universitas Muhammadiyah Makassar, IAIN Manado, Universitas Sumatera Utara, Universitas Veteran Jakarta, dan terakhir Universitas Pancasila.

Duta besar Amerika Serikat menjelaskan bahwa sejak adanya covid 2019 jumlah mahasiswa Indonesia yang kuliah di Amerika Serikat menurun dratis. Sebelum dunia dilanda covid19 jumlah mahasiswa baik tingkat S-1 Magister, dan Doktor berjumlah 15.000 orang, Penurunan cukup signifikan jumlah mahasiswa yang terdaftar di Kedutaan Besar RepblikIndonesia 9000 orang.

Duta besar Indonesia untuk Amerika mengharapkan dengan visiting Professor dan doctor ke Amerika dapat melakukan sosialisasi ke calon mahasiswa untuk tingkat 1, program magister dan doctor. Menurut duta besar dapat membantu kerja sama antara perguruan tinggi dari Indonesia dengan perguruan tinggi yang ada di Amerika Serikat.

Prof.Dr. Dra. Rukmina Gonibala, MSI menjelaskan sejarah berdirinya IAIN Manado kemudian perubahan status dari STAIN menjadi IAIN Manado. Jumlah fakultas dan program studi yang ada di IAIN Manado. Jumlah fakultas terdiri dari fakultas Syariah, fakultas Tarbiyah, fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah dan terakhir fakultas ekonomi dan bisnis Islam.

Kehadiran IAIN Manado sebagai salah satu kampus yang mengusung visi menjadikan kampus yang bermutu berwawasan masyarakat multikultural. Prof.Dr.Dra, Rukmina Gonibala, MSi menjelaskan relasi antara agama-agama di Sulawesi Utara relatif baik. Selain itu dijelaskan moderasi beragama di kementerian agama menjadi fokus program kerja kementerian agama yang kemudian dibreak down ke Lembaga-lembaga termasuk kementrian agama.

Khusus di perguruan tinggi keagamaan islam negeri tersedianya rumah moderasi untuk tempat berkumpul dan berinteraksi berbagai etnis, agama, budaya untuk sama-sama menyelesaikan masalah kemanusiaan.

Acara diakhiri denga foto Bersama dan makan bakso dan somay Bersama duta besar dan delegasi visiting Professor dan doktor* (admin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *